Tuesday, July 17, 2012

Fairy tail

Kali ini saya akan membacakan request temen saya yang minta film fairy tail^_^

Masa Lalu
Fairy Tail dan seisinya bukan milikku. Melainkan milik Mashima-sensei dan company. Aku hanya memiliki plot cerita saja.

Mengenang masa lalu itu adalah sesuatu yang lumrah. Sesuatu yang sangat biasa bagi semua orang. Mengingat tentang saat-saat yang spesial, saat-saat yang menegangkan, ya, itu biasa bagi kebanyakan orang. Tetapi melakukan itu bersama orang yang spesial, mungkin saja hal yang biasa itu dapat bertumbuh menjadi perasaan yang sangat berarti.
Bagi seorang mage berambut emas seperti Lucy, hal itu tidak biasa. Ia juga tidak pernah mengenang masa lalu itu bersama dengan orang spesialnya. Baginya, mengenang masa lalupun itu hal yang tidak biasa. Hal-hal yang dialaminya di masa lalu, tidak juga dapat dikategorikan sebagai sesuatu yang bahagia. Tetapi melainkan masa lalu yang manis penuh butiran kepahitan. Jarang sekali ia memikirkan masa lalu-nya, apalagi, masa kecilnya.
Kalaupun ia ingat, paling, ia hanya ingat perasaan-perasaan menggantung yang diberikan ayahnya itu. Mungkin tidak, mungkin ia hanya ingat akan perasaan-perasaan bahagia dan menenangkan yang ibu tersayang nya tinggalkan untuknya.
Masa lalu itu rumit. Kenapa orang-orang menganggap itu biasa?
Masa lalu. Kenapa dua buah kata itu tiba-tiba muncul di dalam benaknya? Oh, ternyata ia habis terbangun dari mimpi suramnya itu. Mimpi dimana ia dan ayahnya berdiri melihat ke arah liang kubur ibunya dengan ekspresi kosong.
Sang penyihir selestial mengelap butiran-butiran keringat yang bercucuran di jidatnya yang putih itu, sambil mengedipkan mata berulang kali untuk memastikan ia sudah bangun. Baju tidurnya yang seperti kemeja yang kebesaran, mengeluarkan sedikit belahan dadanya keluar pun sedikit berkeringat. Lalu, ia melihat ke seluruh sisi dan sudut di dalam ruangannya. Ia merasakan sesuatu yang besar nan hangat disebelahnya. Di dalam lipatan selimut putihnya, tertidur seorang laki-laki berambut pink salmon.
"Natsu!—" sahutnya pelan.
Ternyata sang Salamander Fairy Tail itu nampak tertidur di sebelah Lucy. Suatu fakta yang cukup mengejutkan, tetapi memang sudah biasa ia lalui tiap minggunya. Memang, Natsu sering tidur diam-diam di tempat tidurnya, beralasan bahwa tempat Lucy tertidur itu empuk dan enak.
Lucy tertegun, ia merasa kasihan untuk membangunkan Natsu dari tidurnya. Tetapi, fakta berkata lain. Partner-nya itu tidak tertidur, "Luce, mimpi buruk ya?" tanyanya dengan nada yang terlihat khawatir.
Lucy melihat ke arahnya, bingung. Cahaya rembulan masuk dari jendela, membuat Lucy dapat melihat sedikit dari wajah Natsu.
"Mm, iya," katanya pendek, "Tentang masa lalu-ku," ia lalu memandangi langit-langit.
"Ayahmu?" tanyanya.
Lucy mengangguk ringan. Natsu bangun dari tempatnya.
"Ayah. Hah. Itu mengingatkanku dengan Igneel," katanya, "Igneel ... Aku tidak tahu siapa ayah kandungku. Tetapi bagiku, Igneel saja sudah cukup!"
"Ah .. Pasti enak ya, ayah seperti Igneel ... Hmm,"
"Tapi aku tidak tahu siapa ibuku, hahaha," katanya sambil tertawa sarkastik.
Lucy menatap sang Salamander, ia dapat merasakan kegelisahan dan kesepian. Karena sang gadis muda itu juga pernah merasakannya.
"Hei, Natsu. Kamu sering mengingat masa lalu?" tanya Lucy, "Yang kutahu, membayangkan hal itu, hanya membuatmu teringat pada masa-masa pahit hidupmu," katanya menjelaskan, sambil menekuk kakinya dan meletakkan dagunya santai.
Natsu melihat ke arahnya. Wajah penyihir selestial itu nampak sedih.
"Setiap aku mengenang hal itu, selalu saja, kenangan buruk yang datang. Aku selalu ingat ketika ayah tidak meladeniku saat aku memberikan kotak makan bikinanku kepadanya. Lalu, ada juga ketika ibuku meninggal,"
Kata-kata Lucy terpotong. Ia teringat pada mendiang ibunya.
"I-ibuku, ya, dia meninggal. Meninggalkan aku sendirian dengan ayah," katanya sambil gemetar. Ia berusaha membendung cucuran air mata yang sebentar lagi mau keluar, karena ia tidak mau dipandang sebagai perempuan yang lemah, yang mudah sekali menangis. Padahal, kenyataan memang berkata seperti itu. Sungguh ironis.
"Tuh kan," kata Lucy pelan, "Membahas hal ini membuat aku teringat pada mama. Ah iya, padahal aku sendiri kan yang menanyakan ini kepadamu, Natsu, hahaha," katanya sambil tertawa sarkastik.
Natsu menepukkan pundak gadis cantik itu, dan mengacak-acak rambut panjang yang tergerai ya itu menjadi lebih kumal, "Luce."
"Mm?" Lucy mengusap sedikit air mata yang tidak sengaja keluar dari matanya secara diam-diam.
"Aku pikir, ini bukan dirimu yang sesungguhnya. Luce yang aku tahu itu, lebih aneh daripada sekarang, pemarah, energetik dan ... mm, murah senyum," jelas Natsu sambil tertawa kecil, "Yang pasti, Lucy itu aneh!"
"Apa maksudmu dengan aku ini aneh? Natsu bodoh,"
"Kenapa kamu tidak mengenang masa-masa ketika kamu bebas dari ayahmu? Ketika kamu bertemu aku dan bergabung dengan Fairy Tail?"
Batin Lucy tertegur saat itu juga, kenapa ia tidak memikirkan hal itu? Bukankah Fairy Tail adalah hal yang penting baginya? Bukankah bertemu Natsu adalah butiran dari kenangan paling bahagia yang pernah ia dapatkan?
Ekspresi Natsu berubah drastis menjadi serius, menatapi gadis selestial di sebelahnya yang masih menundukkan kepalanya di kedua tempurung kakinya.
"Dengar, Luce. Kamu tidak perlu berpikir tentang kenangan pahit-mu. Anggap saja itu adalah kenangan-kenangan yang membuatmu tertidur di sini, dan bekerja untuk Fairy Tail! Bukankah dengan berpikir seperti itu membuat pikiran mu lebih positif? Fairy Tail akan selalu ada di sini," katanya sambil menunjuk ke arah dadanya, "Untukmu. Jadi kamu tidak perlu takut untuk mengenang masa lalu-mu!"
Sang Salamander pun kembali tersenyum. Membuat pipi penyihir selestial itu memerah dan memanas. Lalu ia melihat ke arah Natsu, perasaan yang tidak karau-karauan miliknya itu semakin membesar. Membuat perutnya penuh dengan kupu-kupu kesesakkan.
"Hei, Natsu. Aku pikir, kamu itu tidak peka sama orang lain," kata gadis bermata onyx itu, "Tetapi, kamu membuktikan aku salah,"
"Terima kasih, Natsu."
Natsu tertawa, membuat gadis di sebelahnya otomatis tertawa juga.
"Luce, kamu ini benar-benar aneh. Sangat aneh," katanya.
"Natsu! Stop mengatakan aku ini aneh!" sahutnya kesal.
Natsu jatuh ke dalam lipatan selimut tempat tidur, menutupkan matanya dan berusaha untuk tidur sambil meninggalkan senyumnya di wajahnya itu. Lucy hanya bisa menghela nafas.
"Yah ... Tidak salahnya juga kamu tidur di tempat tidurku, untuk kali ini saja," kata Lucy pelan, "Sekali lagi, terima kasih Natsu,"
Natsu tidak bergerak. Nampaknya ia sudah tertidur pulas. Lucy melihatnya kesal. Lalu ditundukkan kepalanya, dan mengecup Natsu di pipinya sebagai tanda terima kasih, dan ia pun tertidur di sampingnya. Meninggalkan Salamander itu tertawa kecil dan meraba tempat dimana Lucy mengecupkan bibirnya.
Bertukar pikiran dengan orang yang kamu sayangi di sebelahmu, itu melegakan.
"Ya kan, Lucy? Mengenang masa lalu itu tidak perlu mengingat masa pahit saja, kamu juga membutuhkan masa-masa bahagiamu!" kata Natsu pelan.







NB: Yang mau request film atau apapun silahkan comment ya

akhir komik doraemon


Inilah episode terakhir Doraemon

Masih ingat si kucing biru yang ini?
Atau mungkin si gendut ini?
Hahaha,waktu masih kecil saya suka nonton serial kartun doraemon,sekarangpun masih suka biarpun jarang.Bertahun-tahun cerita doraemon seolah ga ada tamat-tamatnya,tapi tetap ga bikin bosen nonton tertutama versi the movie.Dengan alat-alat canggihnya yang seolah ga pernah habis,ternyata episode doraemon bisa habis,seperti yang saya dapat di blog TahukahAnda.

7 film petualangan terbaik

Apa kabar sobat cartoon lovers, kali ini kita akan membahas fim kartun yang ber'genre petualangan. Penilaian kali ini berdasarkan rating film yang saya dapatkan. Kebetulan saya sendiri pun sering menonton film kartun petualangan, sebut saja Naruto, 7 Kartun Terbaik versi Blaxbox, cekidot.


1. Naruto
NarutoCoverTankobon1.jpg
Naruto (ナルト) adalah manga dan anime karya Masashi Kishimoto. Manga Naruto bercerita seputar kehidupan tokoh utamanya, Naruto Uzumaki, seorang ninja remaja yang berisik, hiperaktif, dan ambisius; dan petualangannya dalam mewujudkan keinginan untuk mendapatkan gelar Hokage, ninja terkuat di desanya.
Manga Naruto pertama kali diterbitkan di Jepang oleh Shueisha pada tahun 1999 dalam edisi ke 43 majalah Shonen Jump). Di Indonesia, manga ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Popularitas dan panjang seri Naruto sendiri (terutama di Jepang) menyaingi Dragon Ball karya Akira Toriyama, sedangkan serial anime Naruto, diproduksi oleh Studio Pierrot dan Aniplex, disiarkan secara perdana di Jepang oleh jaringan TV Tokyo dan juga oleh jaringan televisi satelit khusus anime, Animax, pada 3 Oktober 2002 sampai sekarang.

2. Hunter x Hunter
 
Hunter × Hunter (ハンター×ハンター Hantā Hantā?) adalah serial manga karya Yoshihiro Togashi, yang bercerita tentang anak laki-laki berusia 12 tahun bernama Gon Freecss, dan usahanya untuk menemukan ayahnya, Ging Freecss. Ging adalah seorang Hunter, yang dalam cerita Hunter × Hunter yaitu anggota dari suatu kelompok elit yang memiliki segala macam izin untuk melakukan apapun dimanapun.

3. One Piece
 
One Piece (ワンピース wanpīsu) adalah sebuah anime dan manga tentang sekelompok bajak laut yang dipimpin oleh Monkey D. Luffy yang pergi mencari harta karun legendaris bernama One Piece. Luffy menjadi manusia karet yang memiliki kekuatan memanjangkan tubuhnya setelah secara tak sengaja memakan buah gomu-gomu, salah satu dari buah iblis. Selama perjalanan luffy banyak bertemu dengan teman baru dan musuh yang beragam.
One Piece diciptakan oleh Eiichiro Oda. Komiknya dimulai pada 1997 di Shonen Jump terbitan Shueisha dan hingga kini masih terus berlanjut. Versi TV nya dimulai pada Oktober 1999. Di Indonesia manga ini diterbitkan Elex Media Komputindo dan hingga kini telah mencapai jilid ke 60 lebih. Versi TV-nya, yang diproduksi Toei, telah mencapai 500 episode di Jepang. Selain itu, delapan film tuturannya juga telah beredar. Di Indonesia sendiri pernah ditayangkan di RCTI dan kini ditayangkan di Global TV.

4. Captain Tsubasa
 
Tsubasa adalah seorang anak SD yang baru saja pindah dari kota lain ke Nankatsu. Dia ingin bermain sepak bola dan menjadi pemain terbaik. Ketika masuk ke sekolah barunya, dia langsung masuk ke klub sepak bola di sekolah itu. Kapten klub itu adalah Ishizaki. Mereka lalu berlatih di lapangan, tetapi diganggu oleh klub lain yang dipimpin oleh Genzo Wakabayashi. Mereka lalu bertanding, bila Nankatsu bisa membuat gol satu saja, maka mereka diizinkan memakai lapangan untuk berlatih. Awalnya, Nankatsu selalu kebobolan dan bermain setengah lapangan. Ketika salah satu pemainnya cedera, Tsubasa didaulat menjadi bek.
Dia menjalankan tugasnya dengan baik. Ketika pertandingan hampir selesai, tanpa diduga Tsubasa berhasil mendapatkan bola dan menceploskannya ke dalam gawang. Sesuai perjanjian, Wakabayashi tidak akan mengganggu mereka lagi. Maka dimulailah petualangan Tsubasa menjadi yang terbaik di dunia.

5. Doraemon
 
Doraemon (ドラえもん) adalah judul sebuah manga populer yang dikarang Fujiko F. Fujio (藤子・F・不二雄) sejak tahun 1969 dan berkisah tentang kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 SD yang bernama Nobi Nobita (野比のび太) yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial — yang akan terjadi pada masa depan — yang disebabkan karena kebodohan Nobita.
Nobita, setelah gagal dalam ulangan sekolahnya atau setelah diganggu oleh Giant dan Suneo, akan selalu mendatangi Doraemon untuk meminta bantuannya. Doraemon kemudian biasanya akan membantu Nobita dengan menggunakan peralatan-peralatan canggih dari kantong ajaibnya; peralatan yang sering digunakan misalnya "baling-baling bambu" dan "Pintu ke Mana Saja". Sering kali, Nobita berbuat terlalu jauh dalam menggunakan peralatannya dan malah terjerumus ke dalam masalah yang lebih besar.

6. Scooby Doo
 
Scooby-Doo adalah sebuah serial animasi televisi Amerika Serikat yang diproduksi untuk acara televisi Sabtu pagi hari (jam tayang untuk acara televisi anak-anak di AS). Film animasi ini telah diproduksi dalam beberapa versi yang berbeda dari tahun 1969 hingga sekarang.
Serial animasi Scooby-Doo diciptakan oleh Joe Ruby, Ken Spears (cerita) dan Iwao Takamoto (perancang karakter) untuk Hanna-Barbera Productions --- produser film animasi yang menghasilkan banyak seri-seri lainnya yang berhubungan dengan Scooby-Doo -- hingga dibelinya rumah produksi ini oleh Warner Bros. pada tahun 1997. Warner Bros. ini kemudian meneruskan produksi serial animasi ini sejak saat itu.

7. Bleach
 
Bleach (ブリーチ, Burīchi?, diromanisasikan sebagai BLEACH di Jepang) adalah serial manga yang dikarang oleh Tite Kubo (久保 帯人 Kubo Taito), mangaka dari Zombie Powder. Serial Bleach mulai diterbitkan sejak tahun 2001, dan semenjak penerbitannya, serial ini sudah diadaptasi menjadi sebuah serial anime, dua buah OVA (Original Video Animation), empat film layar lebar, dua musikal rock, dan beberapa judul permainan video. Kompilasi manga (Tankōbon) Bleach sudah terjual sebanyak 39 juta kopi di Jepang. Manga ini diserialkan dalam mingguan Shonen Jump.
Bleach bercerita tentang Ichigo Kurosaki, seorang pelajar SMA yang memiliki kemampuan untuk melihat roh, dan juga Rukia Kuchiki, seorang shinigami (dewa kematian) yang pada suatu hari bertemu dengan Ichigo sewaktu sedang memburu roh jahat yang disebut hollow. Pada saat Rukia bertarung melawan hollow tersebut, ia terluka dan oleh sebab itu ia tidak memiliki jalan lain selain memindahkan kekuatan shinigami-nya kepada Ichigo. Sejak saat inilah petualangan Ichigo dan Rukia dimulai.

Sunday, July 15, 2012

7 fakta unik film avatar the legend of aang


  1. Untuk membuat jurus pengendalian api, air, tanah, dan angin, seorang guru Taichi dan Kungfu bernama Sifi Kisu dilibatkan dalam pembuatan animasi ini. Dialah yang menciptakan berbagai macam jurus pengendalian di animasi ini.
  2. Jurus-jurus pengendalian di Avatar berasal dari bebagai macam beladiri di dunia. Jurus pengendalian air memakai Taichi yang terkenal akan kelembutannya, jurus pengendalian tanah memakai Hung Gar yang terlihat sangat gagah, jurus pengendalian api memakai Shaolin dengan gerakkannya yang terlihat sangat cepat dan ganas, sedangkan jurus pengendalian angin memakai Bagua yang santai seperti angin yang berhembus.
  3. Kata AVATAR berasal dari bahasa sansekerta yaitu avatara yang artinya keturunan. Didalam mitologi agama Hindu, Sang Dewa berubah menjadi avatar untuk mengembalikan keseimbangan Bumi yang rusak
  4. Tadinya animasi ini akan dibuat lebih high-tech atau modern yang ceritanya Aang yang dari masa depan pergi ke masa lalu tempat Katara dan Sokka berada untuk menyelamatkan dunia. Bahkan Momo tadiya adalah sebuah robot moyet. Tapi belakangan ide ini dibatalkan oleh pembuat Avatar, Brian Konietzko dan Mike DiMartino ide ini kurang cocok.
  5. Sebenernya sifat Sokka tadinya cuek,lho! Tapi gara-gara pengisi suaranya membuat suara Sokka dengan semangat, akhirnya Brian dan Mike mengubah karakter Sokka menjadi bersemangat juga. Unik ya !
  6. Brian dan Mike mengaku kalau film Harry Potter, The Lord of The Rings, dan Star Wars banyak mempengaruhi cerita Avatar. Mereka berharap animasi mereka bias sehebat film-film tersebut
  7. Para fans Avatar suka banget bikin istilah-istilah unik dan aneh untuk pasangan favorit mereka di Avatar. Misalnya Katara dan Aang disebut Kataang sedangkan Katara dan Zuko disebut Zutara. Bahkan Momo dan  Appa pun digabungkan menjadi Moppa. Aneh juga ya ?

5 Fakta dibalik film Titanic

15 tahun lalu, cerita tentang anak muda yang saling jatuh cinta di film Titanic,1997, dimainkan oleh Leonardo Di Caprio dan Kate Winslet membuat film ini mencapai sejarah pencapaian box office tertinggi. Film besutan sutradara James Cameron ini menghasilkan pendapatan sebesar US$ 1,8 miliar dan meraih 11 Oscar.

Sekarang Titanic kembali diputar di bioskop dalam bentuk 3D. Untuk menandai perilisan kembali film yang menceritakan peristiwa tenggelamnya kapal Titanic, People pada 4 April 2012 mencatat 5 hal yang tidak diketahui oleh kita tentang Titanic. Keterangan ini mereka dapat dari hasil wawancara dengan Kate Winslet dan James Cameron:

1. Leonardo hampir menolak peran ini 
Leo ternyata pernah menolak peran ini karena terlalu romantis dan tradisional. James Cameron mengaku berulang kali menyakinkannya dan alhasil peran itu sukses dimaninkan Leonardo. Ia bahkan menjadi populer di peran ini. 

2. Airnya Lautnya sebenarnya hangat 
Cameron mengungkap rahasia saat syuting. Ternyata semua gambar soal penumpang yang terendam dan mati kedinginan adalah efek. Dalam syuting, para penumpang itu berendam dalam kolam air hangat. "Tak mudah memaksa mereka berendam di kolam air selama berjam-jam jika airnya dingin." kata James Cameron. "Apalagi mereka juga kudu ke kamar kecil?

3. Adaptasi Kate dan Leonardo sungguh sulit 
Kate mengaku kerepotan beradaptasi dengan Leonardo. Kate mengaku bermasalah mengucap dialog karena aksen Amerikanya terlalu kental. Selain itu, Kate dan Leonardo juga kudu bisa beradegan intim. Padahal ia baru berkenalan dengan Leo beberapa bulan sebelumnya. "Namun kami bisa beradegan selama 18 menit di film yang kami konversi ke 3D," ujarnya. "Kami punya kenangan yang indah tentu saja. Dia terbahak-bahak melihat betapa mudanya ia di film itu." 

4. Kate mendadak dicukur di tengah-tengah pengambilan gambar
Pada bagian saat Rose akan melompat dari kapal, "Ada bagian di mana Leo memegang tanganku dan karena cara Jim menyinari bagian ini, sinarnya menangkap semua rambut kecil yang ada di tanganku," ujar Kate. "Ia lalu berkata, ''oke, kita akan mencukur tanganmu.'' Jadi kami berhenti melakukan pengambilan gambar dan tim penata rias segera mengeluarkan silet dan krim cukur. Itu sangat lucu. Aku selalu mengingatnya." 

5. Leo dan Kate belakangan menjadi dekat
Setelah syuting, Leo dan Kate menjadi dekat. Bahkan, kata James Cameron, mereka berdua menjadi sedikit bergantung sama sama lain. Leo selalu siap pada beberapa kejadian penting. "Saat kami melakukan pengambilan gambar di bawah air pada bagian terakhir, Leo sudah memiliki sertifikat menyelam sementara aku tidak," tutur Kate. "Dia benar-benar memperhatikanku. Dia sungguh brilian, dia tidak akan pergi dari sisiku." 

fakta di balik berakhirnya kisah doraemon

Sejak tahun 1980-an, banyak sekali bermunculan cerita dan spekulasi tentang akhir kisah Doraemon.

Kisah paling optimistik dipublikasikan oleh Nobuo Satu beberapa tahun yang lalu. Diceritakan suatu hari, Nobita pulang ke rumah dan merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tapi tak lama, ia menyadari ada sesuatu yang salah dengan Doraemon; robot kesayangannya itu hanya diam dan tak menjawab keluhannya. Ia pun segera menelepon Dorami, adik Doraemon, dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon habis. Lebih jauh lagi, Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai pendukung memori di bagian telinga, tetapi karena Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya, namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan kawan-kawannya; termasuk tentang Nobita.


Disaat bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya “perjalanan waktu” dan menghalangi Nobita yang berusaha membawa Doraemon untuk diperbaiki di masa depan. Dorami kemudian memberikan pilihan: nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon di masa depan, dan menghapus ingatannya atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon; Nobita memilih cara kedua. Nobita —yang sangat kehilangan Doraemon— kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, tiga tahun kemudian Nobita lulus SMA dengan nilai terbaik dan menjadi seseorang yang sangat populer di sekolahnya. Meskipun demikian, sifat Nobita yang ceria dan optimistik hilang, ia menjadi seorang kutubuku yang selalu menyendiri. Dua puluh sembilan tahun kemudian, diceritakan Dekisugi yang telah menjadi presiden Jepang, mengadakan reuni dengan Suneo dan Jaian. Ketiganya membahas mengenai masalah tentang “hilangnya” Doraemon dan tentang Time Paradox; sebuah teori yang menjelaskan bahwa sejarah dunia dapat berubah dengan diciptakannya mesin waktu. dan dari percakapan itulah terpapar alasan kenapa patroli waktu tak memberikan ijin nobita untuk memperbaiki Doraemon di masa depan, karena nobita itu sendiri yang menciptakan Doraemon. setelah diperbaiki, doraemon menjadi mempunyai telinga dan berwarna kuning, dipeluknya erat-erat Doraemon. Dan mereka hidup bahagia selamanya.


10 Fakta di balik film Harry Potter


Film Harry Potter mungkin sudah berakhir, tapi fenomena di baliknya masih terus membuat kita terkagum-kagum bahkan rasanya tidak pernah terpuaskan. Jadi, jika Anda pernah bertanya-tanya di mana dan berapa banyak panggung set yang telah diciptakan untuk membuat cerita ini hidup di depan layar Anda, atau terbuat dari apa sapu terbang di film ini, yuk, kita intip fakta menarik dari dunia sihir Harry Potter dan teman-temannya!

1. Tongkat Ajaib
Setiap tongkat di film Harry Potter dibuat di tempat – termasuk tongkat milik Daniel Radcliffe yang sampai berjumlah 60-70 buah karena aus dipakai selama tujuh film terakhir. Sama seperti di buku, tidak ada dua tongkat yang sama, bahkan tongkat milik si kembar identik Fred dan George Weasley. Meskipun Radcliffe telah memakai beberapa tongkat, sebagian besar tongkat dibuat secara konsisten dengan panjang sekitar 33-38 cm, seperti di buku. Ini berarti justru karakternya yang tumbuh besar dengat tongkat yang sama selama bertahun-tahun pembuatan film. Tongkat Dumbledore yang berdesain rumit juga tetap sama, padahal dulu perusahaan film -dan seluruh dunia- tidak tahu bahwa tongkat tersebut merupakan “The Elder Wand“.

2. Adegan di Aula Besar Hogwarts

Lebih dari 600 seragam sekolah dibuat untuk film Harry Potter. Adegan pertempuran di “Harry Potter and the Deathly Hallows” menjadi adegan dengan jumlah terbesar pembuatan seragam untuk para pemain dan pemain ekstra – bisa dilihat sewaktu finale 400 orang Death Eaters dan Snatchers bergabung dengan 400 orang guru dan murid Hogwarts berkumpul di Aula Besar.
3. Replika Properti Film

Yang terlihat di foto sebenarnya hanya sebagian dari 210.000 koin dibuat untuk adegan Bank Gringotts di dua film terakhir. Artefak lainnya yang juga diduplikasi dalam jumlah banyak adalah salah satunya liontin Salazar Slytherin, yang dibuat sampai 40 replika untuk mengakomodasi adegan Harry dan Ron sewaktu berusaha menghancurkannya.

4. Wajah Populer Harry Potter

Tanda kilat di dahi Harry Potter telah dibuat oleh tim makeup kira-kira sebanyak 5.800 kali. Sekitar 2000 kali tanda tersebut diaplikasikan langsung di wajah Radcliffe, sementara sisanya diaplikasikan di dahi para pemain penggantinya. Meskipun barang properti favorit Radcliffe di film itu adalah kacamatanya, ternyata kacamata tersebut telah diganti sebanyak 160 kali.
5. Busana Dalam Film Harry Potter

Lebih dari 25,000 busana telah digunakan sepanjang film Harry Potter.

6. Naga Gringotts

200 makhluk ajaib telah diciptakan untuk seri film Harry Potter, termasuk naga ini. Aragog, sang Acromantula (laba-laba raksasa) yang ditampilkan dalam film kedua, “Harry Potter and the Chamber of Secret”, memiliki rentang kaki dari 5,48 meter. 250 hewan non-robot telah digunakan dalam film, yang terbesar adalah seekor kuda nil dan yang terkecil adalah kelabang.

7. Shell Cottage

Rumah Bill dan Fleur, di mana Harry, Ron dan Hermione berlindung di film terakhir, 90 persen dikerjakan di Leavesden Studio dan kemudian dipindahkan ke Fresh Water West di Wales. Rumah tersebut diangkut oleh traktor di sepanjang pantai sebelum dibawa menaiki bukit pasir oleh kru. Lokasi itu menjadi lokasi paling sering difoto oleh penggemar. 4.500 keping kerang raksasa dibutuhkan untuk atap pondok, dan bahkan ratusan helai rumput ditanam secara individual ke dalam pasir di bukit sekitarnya. Settingan rumput ini tahan angin pantai berkat 10,9 ton air yang digunakan sebagai beban untuk menahannya.

8. Snape dan Voldemort Bertemu di Rumah Perahu

Ini hanyalah salah satu dari 588 set yang telah dibuat untuk film Harry Potter – produk dari 58 orang staf Departemen Seni. Banyak set telah diciptakan di lahan Leavesden Studio. 80 hektar studio menyediakan hingga 46.500 meter persegi set panggung. Termasuk juga settingan panggung untuk terbang (sapu di film Harry Potter yang dibuat dari titanium untuk pesawat).

9. Kostum dan Topeng

Tentara patung yang digunakan untuk melawan Voldemort di Hogwarts ini hanya sebagian karakter yang mengenakan topeng dalam film. Memang betul, topeng dari Death Eaters-lah yang paling menuntut keterampilan dari para kru. Ini merupakan asil kolaborasi antara Departemen Seni dan Departemen Properti. Semua topeng Death Eaters diukir oleh tim Departemen Seni dan dicetak langsung ke wajah para aktor selama 2,5 menit sampai mengeras. Kemudian Tim Properti menyelesaikannya dengan membuat desain timah secara individual.

10. Ron dan Hermione di Antara Puing-Puing

Adegan ini menampilkan hanya sebagian dari 29 ton puing polistiren yang dibawa oleh 5 buah truk digunakan dalam film Deathly Hallows.

iklan saya

Social Icons

Featured Posts